Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami.









Di sebuah cafe, dua tatap bertemu, tak sengaja, tapi tak lagi bisa berpaling. Obrolan tumbuh jadi kebiasaan, hingga hati saling jatuh cinta pada 19 Agustus 2020. Tak selalu mudah memang, penyesuaian jadi bahasa cinta yang baru. Namun di balik riuhnya perbedaan, tumbuh bahagia perlahan, tapi pasti, bukan hanya sekadar memiliki.
Tibalah 21 Desember 2024, bukan sekadar tanggal tapi awal dari babak baru. Hari itu, lamaran terucap dengan tulus, menjadi bukti bahwa cinta ini bukan sementara. Tapi sebuah perasaan yang serius, nyata, dan siap menempuh perjalanan panjang, menuju hidup yang saling menggenggam, dalam suka, duka, dan segala cerita yang menanti.